Kesehatan

Dinkes Mengajak Masyarakat Berperan Aktif Cegah DBD

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

Hendik Suprianto, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Kediri
204Views

Kediri -Sejak bulan Januari hingga MAret 2024 ini, Dinas Kesehatan kota Kediri telah mencatat 58 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kota Kedirii. Hal ini disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri Hendik Suprianto, saat di temui di kantor Dinas Kesehatan kota Kediri.

Hendik Suprianto menjelaskan, pada tahun 2023 lalu, jumlah kasus DBD hingga bulan Maret berjumlah 55 kasus, dan tahun ini mengalami peningkatan, pihaknya mengatakanpeningkatan ini karena curah hujan dan genangan air, “peningkatan ini di karenakan terpengaruh dengan musim penghujan karena kasus demam berdarah selalu identik dengan musim penghujan, dimana perkembangan nyamuk itu selalu diitentikkan dengan air “, ujarnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih aktif dalam memperhatikan lingkungan, terrutama genangan air,  “untuk mencegah perkembangan nyamuk adalah dengan PSM (Pemberantasan sarang Nyamuk)Demam Berdarah yaitu dengan 3M plus . Dengan melakukan PSM, maka tempat-tempat air menggenang yang ada di sekitar kita, yang tidak menjadi prediksi kita, karena diluar pengawasan kita, jadi tempat untuk pengembangan nyamuk yang sangat pesat”, paparnya.

Lebih lanjut, Hendik menjelaskan bahwa menururt prediksi, puncak hujan ada pada bulan Maret 2024, sehingga peningkatan kasus mungkin akan lebih banyak, dan kasus akan menurun pada bulan April 2024 mendatang. (edp)

x