Pemerintahan

DPR Apresiasi Perbaikan Layanan Haji di Era Presiden Prabowo

Jurnalis: Marsella Maulana Piscesa

120Views

Jakarta – Pertemuan tersebut membahas berbagai capaian serta upaya perbaikan layanan haji yang terus dilakukan pemerintah, mulai dari penurunan biaya haji, pengurangan masa tunggu jemaah, hingga peningkatan kualitas layanan akomodasi dan konsumsi bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi.

Pimpinan DPR RI bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah melaporkan hasil pengawasan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 17 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai capaian dan langkah perbaikan layanan haji yang telah dilakukan pemerintah, mulai dari penurunan biaya haji, pemangkasan masa tunggu jemaah, hingga peningkatan kualitas akomodasi dan konsumsi bagi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan bahwa pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan berbagai perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, “Pengawasan yang kami lakukan bertujuan menghadirkan perbaikan yang nyata. Harapannya, berbagai langkah terbaik yang telah dirancang dapat benar-benar terwujud dan dirasakan pada era kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya kepada awak media usai pertemuan.

Menurut Cucun, DPR turut mengawal penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sehingga biaya haji dapat ditekan secara signifikan dalam dua tahun terakhir. Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian besar terhadap upaya memperpendek masa tunggu jemaah haji Indonesia. Ia menyebut antrean yang sebelumnya mencapai hampir 35 hingga 40 tahun kini berhasil ditekan menjadi sekitar 26 tahun, “Beliau ingin masa tunggu yang sebelumnya hampir 35 sampai 40 tahun dapat terus dipersingkat. Berkat kerja keras Menteri Haji, Wakil Menteri Haji, serta seluruh jajaran terkait, antrean kini bisa ditekan hingga sekitar 26 tahun. Bahkan tadi beliau menyampaikan agar dicari skema terbaik supaya masa tunggu bisa lebih cepat lagi dan tidak terlalu panjang,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, DPR juga melaporkan hasil pengawasan terhadap mekanisme keberangkatan jemaah, termasuk penerapan sistem imigrasi yang dinilai semakin efektif dalam mencegah keberangkatan jemaah ilegal. Selain itu, peningkatan kualitas layanan akomodasi menjadi salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus, “Sekitar 17 ribu jemaah reguler kini dapat menginap di zona 1, kawasan yang berada di sekitar Masjid Nabawi di Madinah, bahkan di hotel-hotel berbintang lima. Banyak jemaah yang menyampaikan bahwa mereka tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan fasilitas hotel yang begitu baik dan dekat dengan masjid saat menjalankan ibadah haji,” tuturnya.

Perbaikan juga terlihat pada layanan konsumsi. Menurut Cucun, Kementerian Haji dan Umrah berhasil melakukan negosiasi dengan berbagai syarikah sehingga pilihan menu makanan menjadi lebih beragam dan semakin sesuai dengan cita rasa masyarakat Indonesia. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo meminta seluruh pihak untuk mempertahankan berbagai terobosan yang telah berjalan baik sekaligus terus melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang masih perlu disempurnakan, “Beliau menekankan bahwa sinergi yang sudah terjalin dengan baik antara DPR dan Kementerian Haji harus terus dipertahankan. Kunci utamanya adalah komunikasi dan koordinasi yang baik antara DPR dan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menyampaikan apresiasi atas kinerja Kementerian Haji dan Umrah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi berbagai tantangan ke depan, terutama yang berkaitan dengan dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, “Ke depan tentu masih ada tantangan yang perlu dihadapi, terutama terkait kondisi geopolitik di Timur Tengah. Namun kami berharap situasi terus membaik sehingga penyelenggaraan haji Indonesia dapat berjalan semakin sukses,” ujarnya.

Abidin juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang dinilai memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia, “Terima kasih kepada Pak Prabowo yang terus memberikan perhatian serius terhadap kepentingan bangsa Indonesia, khususnya umat Islam, melalui berbagai upaya peningkatan layanan bagi jemaah haji kita,” tutupnya.

x