Pemerintahan

DPRD Surabaya Imbau Orang Tua Manfaatkan SPMB Swasta

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

162Views


Komisi D DPRD Kota Surabaya mengimbau para orang tua yang anaknya belum diterima di SMP negeri agar segera mendaftarkan putra-putrinya melalui jalur sekolah swasta dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Surabaya tetap memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Saat ini, daya tampung sekolah di Surabaya, baik negeri maupun swasta, mencapai sekitar 42 ribu siswa. Sementara jumlah peserta didik yang telah tervalidasi baru berkisar 28 ribu hingga 30 ribu siswa. Kondisi tersebut menunjukkan kuota di sekolah swasta masih tersedia cukup banyak.

Pendaftaran sekolah swasta kini dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB. Pada laman tersebut tersedia sejumlah pilihan jalur penerimaan yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi calon peserta didik, termasuk Jalur Afirmasi bagi keluarga miskin (Gakin) dan keluarga hampir miskin.

Menurut Ajeng, Pemerintah Kota Surabaya juga telah menyiapkan Program Pendidikan Daerah (Popda) sebagai bentuk dukungan pembiayaan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Selain itu, setiap sekolah swasta diwajibkan menyediakan kuota minimal 5 persen bagi peserta didik dari keluarga Gakin. Kuota tersebut tidak diperkenankan dialihkan kepada peserta didik non-Gakin.

Ajeng menjelaskan, kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan SPMB adalah penumpukan pendaftar di sejumlah sekolah favorit karena sebagian besar orang tua hanya memilih sekolah tertentu. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya diminta terus memperbarui informasi mengenai sekolah swasta yang kuotanya masih tersedia. Pendaftaran di sekolah swasta juga akan tetap dibuka selama kuota belum terpenuhi.

“Bagi keluarga yang mengalami penurunan kondisi ekonomi menjelang SPMB, diimbau untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial melalui pengurus RT/RW setempat agar bisa masuk dalam skema bantuan pemerintah,” ungkap Ajeng, Kamis (9/7/2026).

Ia menambahkan, keterbatasan daya tampung SMP negeri masih menjadi persoalan yang muncul setiap tahun seiring tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri. Sebagai solusi jangka panjang, DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya menambah rombongan belajar (rombel) serta mempercepat operasional dua SMP negeri baru yang telah selesai dibangun.

“Kedua sekolah baru tersebut ditargetkan dapat mulai menerima siswa dan beroperasi penuh bersama tenaga pendidiknya pada tahun 2027 guna mengurai benang kusut keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Kota Pahlawan,” pungkas Ajeng. (mmp)

x