Pemerintahan

Gus Qowim Resmikan RA Perwanida 1, Tekankan Kepedulian bagi Semua

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

184Views

KEDIRI – Semangat berbagi dan kepedulian mewarnai kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas yang dirangkaikan dengan peresmian RA Perwanida 1 Kota Kediri, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Agama Kota Kediri tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin atau Gus Qowim sebagai momentum memperkuat nilai gotong royong, inklusivitas, sekaligus mendorong pemanfaatan zakat dan wakaf bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gus Qowim mengungkapkan rasa syukur dapat hadir di tengah kegiatan yang menurutnya tidak hanya menjadi ajang berbagi rezeki, tetapi juga wujud kepedulian terhadap sesama. Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun warga yang merasa ditinggalkan.”Alhamdulillah, pagi hari ini kita dipertemukan dalam sebuah kegiatan yang penuh makna. Bukan hanya tentang berbagi rezeki, tetapi juga tentang menghadirkan rasa peduli dan memastikan tidak ada satu pun warga yang merasa ditinggalkan,” ujarnya.

Gus Qowim juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, Baznas, seluruh lembaga amil zakat, serta berbagai pihak yang terus bergotong royong menebarkan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, tema kegiatan “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Kediri yang tidak hanya maju, tetapi juga peduli terhadap sesama.

Ia turut mengapresiasi komitmen Kementerian Agama Kota Kediri yang terus menghadirkan layanan keagamaan yang semakin ramah dan inklusif. Tahun ini, untuk pertama kalinya kegiatan Lebaran Yatim juga melibatkan anak-anak penyandang disabilitas.”Saya berharap ini bukan menjadi langkah yang terakhir, melainkan menjadi awal dari semakin banyaknya ruang, fasilitas, dan pelayanan publik yang dapat diakses oleh semua orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Qowim menilai kegiatan tersebut menunjukkan besarnya potensi zakat dan wakaf dalam membangun kesejahteraan umat apabila dikelola secara amanah dan didukung semangat gotong royong. Ia juga mengapresiasi inisiatif keluarga besar Kementerian Agama Kota Kediri yang tidak hanya menghimpun zakat, tetapi juga mengajak para pegawai berbagi beras kepada anak-anak yatim.

Usai penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian RA Perwanida 1 Kota Kediri. Menurut Gus Qowim, peresmian tersebut bukan sekadar meresmikan sebuah gedung, tetapi juga meresmikan harapan bagi masa depan generasi penerus.

Ia menjelaskan, gedung RA Perwanida 1 sebelumnya merupakan Kantor Urusan Agama (KUA) yang berdiri di atas tanah wakaf. Kini, bangunan tersebut dimanfaatkan sebagai lembaga pendidikan anak usia dini. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa wakaf yang dikelola dengan baik akan terus memberikan manfaat dan menjadi amal jariyah bagi para wakif.”Semoga RA Perwanida I menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai nilai-nilai agama,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Qowim juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim penerima santunan agar terus belajar, berani bermimpi, dan yakin memiliki masa depan yang cerah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergandeng tangan mewujudkan Kota Kediri yang Mapan.Dalam kegiatan itu, Wakil Wali Kota Kediri turut menyerahkan seragam beserta perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi baru RA Perwanida 1 Kota Kediri.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, Camat Mojoroto Abdul Rahman, Ketua Yayasan Perwanida Kantor Kementerian Agama Kota Kediri Elvi Susanti Zamroni, Ketua Baznas Kota Kediri Dawud Syamsuri, Lurah Campurejo Suntoro, anak-anak yatim, sahabat difabel, serta para siswa-siswi generasi hebat Kota Kediri. (mmp)

x