Kediri – Dalam rangka menjalankan program Presiden Republik Indonesia, Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Anak Indonesia termasuk para santri yang diinisiasi oleh Kementrian koordinator PMK (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan). Cek kesehatan gratis untuk santri tersebut dimulai nsejak pagi, dalam cek tersebut santri menjalani beberapa pemmeriksaan diantaranya kesehatan mata, tensi, kesehatan jiwa, gizi, dan lain sebagainya. (13/7/2025)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Menteri Koordinator PMK, Pratekno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Arifah Fauzi, kepala Walikota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Walikota Kediri Gus Qowim, beserta rombongan yang lain.
Pratekno saat ditemui setelah acara mengatakan, cek kesehatan gratis ini diselenggarakan untuk meningkatkan kwalitas kesehatan, “Jadi program pak Presiden adalah salah satunya cek kesehatan gratis bagi seluruh anak-anak Indonesia termasuk para santri dalam rangka untuk meningkatkan kwalitas kesehatan, Akhlakul Karimah, cerdas, tapi sehat secara fisik juga wajib”, ujarnya.

Sementara itu dr. Muhammad Fajri Mubasysyir mengatakan bahwa pemeriksaan dibagi berdasarkan usia santri, “Untuk yang (usia) 13-15 itu hamper sma dengan yang 18 (tahun) jadi ada pemerikksaan mata, telinga, kemudian tensi, kemudian jiwa, hepatitis, ada sekitar 14 item, gizi dan lain sebagainya hanya yang memberdakan yang usia 13-15 ada tes kebugaran”, paparnya. (edp)




























