Surabaya – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Bagas Iman Waluyo mendukung langkah Pemerintah Kota Surabaya menghidupkan kembali kawasan eks Hi-Tech Mall menjadi Surabaya Expo Center (Subec). Pemanfaatan kembali aset tersebut dinilai mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM di Kota Surabaya.
Menurut Bagas, transformasi eks Hi-Tech Mall menjadi pusat ekonomi kreatif dan UMKM merupakan terobosan yang patut mendapat dukungan. Kehadiran Subec diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mampu membangkitkan ekonomi lokal sekaligus menjadi wadah bagi talenta muda Surabaya untuk berkembang.
“Inisiatif menyulap eks Hi-Tech Mall menjadi pusat ekonomi kreatif dan UMKM yang kini bernama Subec ini adalah terobosan yang patut kita dukung penuh. Ruang kolaborasi seperti ini akan menjadi penggerak kebangkitan ekonomi lokal sekaligus wadah bagi talenta muda Surabaya untuk berkembang,” ujar Bagas, Kamis (2/7/2026).
Ia juga menyambut positif rencana soft launching Subec pada 5 Juli 2026. Menurutnya, pembukaan kawasan tersebut berpotensi menarik kembali minat masyarakat untuk berkunjung. Apalagi, konser gratis Denny Caknan yang menjadi bagian dari rangkaian acara diyakini dapat memperkenalkan Subec kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha.
“Strategi menggabungkan hiburan rakyat dengan pembukaan kawasan komersial merupakan langkah yang baik. Masyarakat yang datang tidak hanya menikmati konser, tetapi juga berinteraksi dan berbelanja di tenant UMKM yang ada di Subec,” katanya.
Bagas menambahkan, konsep Subec yang memadukan kawasan kuliner, industri kreatif, komunitas otomotif, hingga fasilitas hiburan modern memiliki potensi menjadi destinasi baru di Surabaya. Selain itu, pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu menarik investasi, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan pekerjaan.
“Rencana menghadirkan ruang e-sport, simulator balap, hingga panggung seni akan membuat Subec memiliki daya tarik yang kuat. Kami berharap kawasan ini mampu melahirkan pelaku usaha baru sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Surabaya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bagas menegaskan Komisi B DPRD Surabaya siap mengawal pengembangan Subec agar memberikan manfaat bagi pelaku UMKM lokal dan industri kreatif. Menurutnya, pelaku usaha lokal harus menjadi prioritas dalam pengelolaan kawasan tersebut sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Kami siap mengawal agar UMKM dan pelaku industri kreatif Surabaya benar-benar mendapatkan ruang dan kesempatan untuk berkembang di Subec sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan masyarakat secara luas,” pungkasnya. (mmp)




























