Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membuka dialog bersama para pedagang untuk mendengarkan keluh kesah selama berjualan. Salah satu pedagang yang menyampaikan keluh kesahnya adalah Amir Fatah Ulumudin, pedagang pasar Kandangan menangis haru saat memeluk Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Momen tak biasa itu terjadi usai dirinya menyampaikan aspirasinya dan pendapatnya mengenai rencana relokasi pasar Kandangan yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri. (11/7/2024)
Fatah berpendapat, selain relokasi, aspek penting lain seperti shifting dan penataan pedagang menjadi persoalan krusial. Pasalnya, masih ditemukan banyak pedagang yang berjualan di luar area pasar.
Menurutnya, selain memperburuk wajah Pasar Kandangan, hal ini juga menyebabkan kurangnya minat para pembeli untuk masuk ke dalam area pasar dua lantai tersebut, “Yang penting jenengan saget noto wong dodol isuk karo awan (yang penting Mas Dhito bisa menata penjual pagi dan siang) ”, ujarnya.
Mendengar masukan dari salah satu warganya tersebut, Mas Dhito mengapresiasi dengan memberikan bantuan modal untuk pengembangan usaha sekaligus beasiswa yang diperuntukkan bagi anak pedagang kelahiran 1979 itu.
Tak lama, ketika bupati muda tersebut menghampirinya, tangis haru Fatah pun pecah sembari memeluk bupati yang menjabat sejak 2021 tersebut. Dengan bantuan yang diterimanya, Fatah menyampaikan rasa terimakasih kepada Mas Dhito. (adv)




























