Pemerintahan

Pemkot Kediri Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat di Aplikasi SP4N LAPOR

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

153Views

Kediri – Pemerintah kota Kediri mengambil sikap sebagai bentuk tindak lanjut dari aduan masyarakat yang disampaikan melalui aplikasi SP4N LAPOR kota Kediri tentang susahnya mencari LPG 3 kg di wilayah kota Kediri. Bentuk tidak lanjut tersebut dibuktikan dengan adanya monitoring tim gabungan dari Disperdagin, Bagian Administrasi Perekonomian, Kelurahan Pojok dan Pertamina. (12/6/2024)

Setelah melakukan monitoring, Wahyu Kusuma Wardani, Kepala Disperdagin Kota Kediri, menjelaskan bahwa dari hasil monitoring tersebut, stok dinyatakan aman, “Dari penulusuran tim tidak terjadi kelangkaan gas elpiji 3kg. Dari setiap pangkalan yang kami tinjau stok gas elpiji 3kg terpantau aman. Namun ada beberapa hal yang memang menjadi evaluasi”, paparnya.

Evaluasi tersebut yakni kurang tahunya masyarakat tentang lokasi pangkalan yang ada di daerahnya, dan eberapa pangkalan tidak menunjukkan identitas secara jelas bahwa di tempat tersebut merupakan pangkalan dan melayani pembelian gas elpiji 3kg.

Sementara itu dalam kunjungan ke agen, tim monitoring juga turut menyampaikan supaya pasokan ke pangkalan tidak terlambat serta diimbau supaya turut mengedukasi kepada setiap pangkalan supaya mematuhi peraturan distribusi gas elpiji 3kg.

Untuk diketahui, aduan tersebut berasal dari warga kelurahan Pojok yang kesusahan mendapatkan gas elpiji 3kg di daerahnya. “Ada aduan yang masuk lewat layanan SP4N LAPOR, salah satu warga kelurahan Pojok mengeluhkan susahnya mencari gas elpiji 3kg di daerahnya hingga memaksanya harus membeli hingga ke kelurahan Tempurejo” kata kepala Disperdagin, Wahyu Kusuma Wardani. (edp)

x