Pemerintahan

Prabowo Sebut Jerman Sumber Inspirasi Teknologi dan Sejarah Panjang Indonesia

Jurnalis: Marsella Maulana Piscesa

149Views

Jakarta – Menurut Presiden, Jerman menempati posisi yang sangat strategis bagi Indonesia. Kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun antara kedua negara juga dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun Jerman. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar jamuan santap siang kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, beserta Ibu Elke Büdenbender. Suasana jamuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Jerman.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral kedua negara yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Menurutnya, Jerman memiliki peran penting bagi Indonesia dan kerja sama yang selama ini dibangun telah memberikan dampak positif bagi masyarakat di kedua negara, “Saya menghargai perbincangan yang hangat, terbuka, dan produktif yang telah kita lakukan pada hari ini. Tuan-tuan, Jerman memiliki tempat istimewa bagi Indonesia. Selama 74 tahun, hubungan diplomatik kita telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat kita, menjadikan Jerman sebagai salah satu mitra penting Indonesia di Eropa,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menuturkan bahwa Jerman selama ini menjadi salah satu sumber inspirasi bagi pembangunan Indonesia, terutama dalam bidang inovasi, kemajuan teknologi, disiplin, serta penghormatan terhadap aturan dan institusi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya warga Indonesia yang menempuh pendidikan maupun pelatihan di Jerman, “Jerman secara konsisten menjadi sumber inspirasi melalui inovasi, kemajuan teknologi, disiplin, serta penghormatan yang kuat terhadap aturan dan institusi. Banyak warga Indonesia telah belajar dan memperoleh pelatihan di Jerman. Presiden ketiga Indonesia juga memiliki pengalaman panjang menempuh pendidikan dan bekerja di Jerman,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Presiden Prabowo berharap kemitraan antara Indonesia dan Jerman dapat terus diperkuat di berbagai sektor. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga membagikan pengalaman pribadinya ketika mengikuti pelatihan di Jerman pada tahun 1981, “Saya pribadi juga dapat bersaksi atas kekuatan ini karena saya sendiri pernah menjalani pelatihan di Jerman pada tahun 1981. Saya berharap kunjungan Anda dapat semakin memperkuat kerja sama kita, khususnya di tengah dinamika dan ketidakpastian global saat ini,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menegaskan peran penting Jerman dalam memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional, termasuk melalui kalangan akademik bahkan sejak masa sebelum Indonesia merdeka, “Oleh karena itu, meskipun kedua negara akan segera merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, akar hubungan kita sesungguhnya telah terjalin jauh sebelum Indonesia merdeka,” ucap Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Steinmeier ke Indonesia. Ia berharap hubungan persahabatan dan kerja sama yang telah terjalin baik antara kedua negara dapat terus berkembang dan semakin kuat di masa mendatang, “Saya pikir banyak hubungan akan didukung di Jerman. Sebagai catatan terakhir, saya berharap Presiden Steinmeier dan Ibu Büdenbender sehat dan sukses, dan rakyat Indonesia dan Jerman terus sejahtera dan bersahabat,” tutup Presiden Prabowo.

x