Kediri – RSUD Kilisuci kota Kediri bekerjasama dengan Dinas P3AP2KB kota Kediri menyelenggarakan Safari KB di ruang Candra Kirana RSUD Kilisuci kota Kediri. Kegiatan safari KB tersebut di gelar selama 2 hari (27-28/11/2023). Pada hari pertama, dilakukan KB Metode Operasi Wanita (MOW) dan pada hari kedua dilakukan KB IUD dan implan.
Dalam kerjasama Safari KB ini Dinas P3AP2KB kota Kediri mengirimkan alat laparascopy MOW di RSUD Kilisuci kota Kediri, dan RSUD Kilisuci menyediakan tempat dan tenaga medis yang dibutuhkan.
Sebelum melakukan KB, seluruh peserta yang telah medaftar melalui Dinas P3AP2KB kota Kediri haru menjalani pemeriksaan seperti cek tensi, setelah dinyatakan normal, maka proses pemasangan alat KB baru akan dilakukan.
Bidan Lutvi mengatakan, dalam Safari KB tersebut, peserta yang memasang KB MOW berjumlah 2 orang, KB Implat 17 orang, dan IUD 1 orang. Untuk masyarakat yang ingin melakukan KB dapat mendatangi RSUD Kilisuci pada hari Senin hingga Sabtu sesuai dengan jam buka poli.

Sementara itu, dr. Menot Agung Saptono, Sp. OG mengatakan bahwa di Jawa Timur, yang mendapatkan alat laparascopy dari P3AP2KB Jakarta hanya ada 2, yaitu Sumenep Madura dan RSUD Kilisuci kota Kediri, “:Jadi nanti (rumah sakit) kilisuci memang menjadi satu-satunya rumah sakit senter untuk melakukan KB laparascopy MOW, jadi orang-orang kalau mau KB laparascopy MOW datang ke (rumah sakit) Kilisuci”, ujarnya.
Pihaknya menambahkan, dalam KB laparascopy MOW atau yang biasa disebut dengan kontrasepsi mantap mata wanita karena tingkat kegagalan sangat kecil,selain itu KB ini juga tidak menyebabkan rasa sakit.
dr. Menot Agung Saptono juga berpesan kepada masyarakat, jika ingin akan melakukan pemasangan KB diharap untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai jenis KB yang akan digunakan. (edp)




























