Pemerintahan

Setelah Vakum 7 Tahun, Kontes Sapi Kediri Kembali digelar

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

444Views

Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, menargetkan kontes sapi di wilayah Kabupaten Kediri menjadi ajang ternak terbaik di Jawa Timur. Hal ini disampaikan saat meninjau kontes sapi di Lapangan Desa Wonorejo, Kecamatan Wates. Setelah vakum sejak 2019, ajang yang diikuti 134 peserta dari 26 kecamatan ini direncanakan akan menjadi agenda rutin tahunan dengan skala yang lebih besar. (6/5/2026)

Setelah sempat terhenti selama tujuh tahun akibat berbagai tantangan, termasuk pandemi dan wabah PMK, kontes sapi Kabupaten Kediri akhirnya kembali dihelat pada 2026. Kontes ini terbagi dalam tiga kategori utama, yakni sapi Peranakan Ongole (PO), sapi hasil persilangan inseminasi buatan (IB), serta kategori kereman ekstrem. Adapun dari 134 peserta di 26 Kecamatan yang mengikuti kontes tersebut, untuk kelas ekstrem bobot sapi terberat mencapai 1 ton 214 kg.

Menurut Mas Dhito dunia peternakan memelukan ketelatenan, “sektor peternakan ini tidak melulu orang yang bergerak di bidang peternakan tapi bisa dilakukan secara otodidak atau yang punya kemampuan sungguh-sungguh. Ulet dan telaten kata kuncinya”, terangnya.

Menurut Mas Dhito, populasi sapi di Kabupaten Kediri menunjukkan trend yang membaik. Pada tahun 2025 populasi sapi di angka 216.886 ekor, naik dari tahun 2024 yang mana waktu itu di angka 214.715 ekor, dengan populasi sapi yang mencapai ratusan ribu ini, untuk menopang program ketahanan pangan sektor peternakan dikatakan Mas Dhito tidak boleh sampai lumpuh. Kemudian, tak kalah penting melihat potensi peternakan sapi di Kabupaten Kediri dan adanya kontes tahunan nantinya diharapkan dapat menarik minat munculnya para peternak baru. (edp)

x