Kediri – Sebanyak 2. 308 siswa-siswi SD Negeri dan SMP Negeri serta SMP swasta se-kota Kediri memenuhi masjid SMPN 2 Kediri untuk mengikuti kegiatan Literasi Mushaf Al Qur’an dengan tema “Membangun Generasi Qur’ani Untuk Mewujudkan Masyarakat Agamis yang Beradab dan Berilmu”. Ribuan siswa berpakaian nusansa putih tersebut berkumpul untuk menebali ayat Al Qur’an bersama, nantinya hasil penebalan tersebut akan dikumpulkan dan disimpan di perpustakaan Dinas Pendidikan Kota Kediri. (9/3/2026)
Walikota Kediri Vinandha Prameswati hadir dalam kegiatan tersebut dengan didampingin oleh Wakil Walikota Kediri Gus Qowim, Kepala Dinas Pendidikan kota Kediri Mandung Sulaksono, beserta jajaran. Setelah memasuki masjid SMPN 2 Kota Kediri, Walikota Kediri langsung memberikan santunan kepada peserta yatim piatu.
Pihaknya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Al Qur’an, ” tujuannya ini yang pertama untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak baik tingkat SD maupun SMP terhadap Al Qur’an, jadi nantinya diharapkan anak-anak punya semangat untuk membaca, kemudian memahami maknanya, sekaligus nantinya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”, ujarnya.
Walikota yang biasa disapa Mbak Wali imi juga menyampaikan bahwa dengan memahami nilai-nilai Al Qur’an anak-anak akan mendapatkan bekal untuk masa depan, “saya lihat bahwa nilai-nilai Al Qur’an ini lengkap, mempunyai makna yang sangat mendalam dan diharapkan mereka bisa memahami, mengaplikasikan, sekaligus ini bisa menjadi bekal mereka untuk menghadapi tantangan kedepannya”, harapnya.

Sementara itu, Mandung Sulaksono Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan tahum depan harapkan dapat diikuti oleh seluruh pelajar SD dan SMP se kota Kediri, “Ini kegiatan rutin sebetulnya, tapi ini kegiatan kedua, Insyallah nanti tahun ketiga kita lebih up lagilah, karena ini hanya perwakilan-perwakilan, kemarin pemikiran saya itu keseluruham walaupun 1 tempat tapi semua ikut sekarangkan melalui zoom, nah ini awal kedepan insyallah semua bisa ikut walaupun di sekolah masing-masing”, paparnya.
Dalam kegiatan tersebut, Mbak Wali tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga memberikan beberala pertanyaan kepada siswa-siswi, dan yang berhasil menjawab dengan benar akan mendapatkan hadiah. Selain itu, pihanya juga memberikan Al Qur’an kepada guru-guru. (edp)




























