Ekonomi

Dukung Swasembada Pangan, PG Pesantren Baru Mulai Musim Giling

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

255Views

Kediri – Dalam industri gula, Buka Giling adalah istilah untuk menandai dimulainya masa produksi atau operasional pabrik gula secara masif setelah masa pemeliharaan (off-season), di Indonesia, prosesi buka giling biasanya dianggap sakral dan sering disertai dengan ritual atau tradisi budaya (seperti selamatan atau petik tebu penganten). Tujuannya adalah sebagai bentuk rasa syukur dan doa agar proses produksi berjalan lancar, mesin tidak mengalami kendala teknis, dan hasil produksi gula melimpah. Buka giling juga memiliki arti penting bagi Pabrik Gula Pesantren Baru, petani tebu, dan masyarakat Kota Kediri. Dimulainya musim giling menghidupkan kembali rantai industri gula, mulai dari sektor pertanian, pengolahan, hingga distribusi dan perdagangan. Kondisi ini turut memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan petani, terbukanya lapangan kerja, serta penguatan ekonomi daerah. (5/5/2026)

Kegiatan buka giling Pabrik Gula Pesantren Baru ini di hadiri oleh Walikota Kediri Vinanda Prameswati. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menyampaikan apresiasi kepada Pabrik Gula Pesantren Baru yang kini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional dalam mendukung swasembada pangan, khususnya gula, serta swasembada energi melalui pengembangan bioetanol, “Ini menunjukkan bahwa industri gula dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat,” ujarnya.

Mbak Wali juga mengapresiasi upaya PG Pesantren Baru dalam memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui berbagai program Kementerian Pertanian, seperti bongkar ratoon dan perluasan areal. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memastikan keberlanjutan industri dan kesejahteraan petani.

Ia berharap PG Pesantren Baru terus melakukan inovasi, baik dalam proses produksi maupun pengelolaan kemitraan dengan petani. Kolaborasi yang kuat dan saling menguntungkan dinilai menjadi kunci keberhasilan industri gula ke depan. Selain itu, Pemerintah Kota Kediri juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat. Pada akhir sambutannya, Mbak Wali berharap musim giling tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif. Ia juga berharap hasil produksi semakin meningkat, kualitas gula semakin baik, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (edp)

x