Kediri – Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, pembelian perlengkapan sekolah mengalami lonjakan signifikan, termasuk permintaan seragam sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat mengalami lonjakan signifikan.
Salah satunya di kawasan Jalan Stasiun Kota Kediri, Jawa Timur. Di mana pada H-10 jelang dimulainya ajaran baru, penjualan seragam sekolah mulai terjadi adanya lonjakan.
Muasih Setiawati, salah satu pemilik toko di Jalan Stasiun Kota Kediri mengaku, lonjakan penjualan seragam sekolah mulai terjadi pada H-10 ini. Meski kondisinya tak seramai tahun sebelumnya, namun dalam sehari Muasih mengaku tokonya masih dapat menjual hingga 100 stell seragam sekolah dalam sehari, “Kondisi penjualan tahun ini harus diakui terjadi penurunan daya beli. Karena kalau mengacu pada tahun sebelumnya, pada bulan Juni itu sudah terjadi lonjakan pembelian. Namun pada tahun ini lonjakan justru baru terjadi pada H-10 jelang ajaran baru dimulai,” ucapnya saat ditemui di tokonya. (6/7/2026)
Muasih menanbahkan, kondisi ekonomi menjadi pemicu lemahnya daya beli pada tahun ajaran baru kali ini, “Kondisi ekonomi secara langsung menentukan daya beli seragam sekolah. Saat pendapatan keluarga menurun atau inflasi meningkat, prioritas pengeluaran bergeser ke kebutuhan pokok, sehingga pembelian seragam baru sering kali tertunda hingga dikurangi”, tambahnya. (edp)




























