Kediri – Harga sejumlah komoditi sayuran di kota Kediri naik. Berdasarkan informasi yang didapat dari salah satu pedagang sayuran di pasar Pahing kota Kediri bernama Umar, kenaikan sudah terjadi lebih dari satu minggu yang lalu. Kenaikan paling signifikan terjadi pada sayuran hijau yang hingga kini mencapai 50%. (21/4/2026)
Umar yang memulai jualannya sejak pagi mengatakan, memang ada kenaikan harga tetapi ada harga yang tetap juga, diantaranya harga kacang panjang dan mentimun, “yang naik itu sayuran, yang gak naik itu kacang panjang, mentimun tetap, yang naik jenis daun-daunan kangkung, bayam, sawi, terong”, tuturnya.
Menurut Umar, kenaikan harga disebabkab karena kelangkaan barang di pasar, sedangkan permintaan di pasar tetap, “kalau sayurkan kebutuhan pokok, jadi mau gak mau tetap beli, mungkin biasanya beli 2, sekarang beli satu”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disperdagin kota Kediri, Moh. Ridwan saat di konfirmasi melalui telfon mengatakan bahwa kenaikan harga ini wajar terjadi di musim pancaroba, “menurut kami ini wajar, lebih karena mungkin cuaca, namun hingga saat ini untuk pasokan di pasar masih terbilang lancar”, ujarnya.
Saat mengadakan sidak di pasar, pihaknya juga menemukan kenaikan harga pada komoditi cabai, “untuk cabai kemarin mash ada kenaikan tapi wajar, di bawah HET”, tambahnya.
Kenaikan harga ini terjadi secara bertahap, dengan peningkatan harga kurang lebih Rp 1. 000 rupiah perhari. Harga semula kangkung dan sawi biasanya Rp 6. 000, sekarang mencapai Rp 12. 000. Umar memperkirakan harga akan segera kembali normal karena diperkirakan 2 minggu lagi di Kediri akan ada panen raya. (edp)




























