Kediri – Sensus Ekonomi merupakan upaya komprehensif negara untuk memotret seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia. Mulai dari usaha mikro di lingkungan permukiman, toko kelontong, UMKM kuliner, industri kreatif, jasa, perdagangan, hingga perusahaan besar dan berbagai kegiatan ekonomi nonpertanian lainnya. Dengan sensus ini, akan terkumpul data dasar mengenai karakteristik usaha, struktur ekonomi, hingga potensi dan tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha.
Wali Kota Vinanda Prameswati secara resmi mencanangkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE2026) Kota Kediri. Acara berlangsung di ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri. Dalam kegiatan tersebut, Vinanda menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 ini menargetkan tiga tujuan penting, diantaranya menyediakan informasi struktur ekonomi, menyediakan informasi karakteristik usaha, dan menyediakan informasi ekonomi digital dan ekonomi lingkungan. Sensus ini membantu pemerintah dalam merancang pembangunan yang lebih baik melalui penyediaan data ekonomi yang akurat. Data tersebut memastikan program dan kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, “Bagi pelaku usaha data ini dapat menjadi panduan untuk melihat peluang pasar, mengidentifikasi kompetitor, dan merencanakan strategi pengembangan usaha. Bagi pemerintah Data Sensus Ekonomi 2026 menjadi dasar penting dalam mengidentifikasi potensi ekonomi, menentukan prioritas pembangunan, dan meningkatkan kualitas layanan publik,” paparnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono menambahkan Sensus Ekonomi ini adalah agenda 10 tahunan di Indonesia. Pelaksanaan di tahun 2026 ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, selain memotret kondisi ekonomi rumah tangga juga memotret kondisi usaha serta akan mengupdate data pertanian. Kegiatan Sensus Ekonomi ini sudah diawali sejak 1 Mei, yakni organik BPS melakukan pendataan khusus usaha menengah dan besar. Pada tanggal 15 Juni – 31 Agustus nanti akan ada 206 petugas yang terjun di masyarakat. Para petugas ini sudah dilatih dan nanti di lapangan mereka tidak menggunakan kertas namun dengan gadgetnya. Pendataan dilakukan door to door. Seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS Kota Kediri telah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan, “Kami sangat butuh dukungan seluruh pihak untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Target kami pelaksanaan ini tidak hanya selesai tetapi juga tuntas dan menghasilkan data berkualitas. Harapannya hasil dari Sensus Ekonomi ini menjadi refrensi terupdate bagaimana merancang ekonomi yang lebih dinamis dan produktif untuk menuju Kota Kediri MAPAN,” imbuhnya. (edp)




























