Surabaya – Ditresnarkoba Polda Jatim dan Polres Jajaran telah mengungkap 809 perkara peredaran Narkotika, hanya dalam Periode bulan Oktober-Desember 2024,
Dan telah ditetapkan 1.048 orang sebagai tersangka, dengan menyita barang bukti sabu seberat 30,18 kg, 4.030 butir extcy, 1,8 kg ganja kering, 4.515 batang pohon ganja dan 6,61 gram tembakau Gorila.
“Kami akan terus melakukan pemberantasan terhadap peredaran gelap Narkotika, yang juga menjadi salah satu perinah Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam program Asta Cita nya,” terang Dirresarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa Senin (30/12/2024).
Robert menambahkan dari perkara tersebut, 34 kasus ditangani langsung oleh Ditreskoba Polda Jatim, sementara 766 lainnya kasus yang ditanani oleh Polres jajaran.
“Salah satu kasus besar yang kami ungkap adalah penyitaan 16 kg sabu dari jaringan narkoba Malaysia-Sumatera-Jawa Timur. Kami juga berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan dengan barang bukti 2,5 kg sabu,” papar Robert.
Kasus menonjol lainnya yakni pengungkapan home industri pil carnophen di Perumahan Jalan Kertajaya Indah Timur IX nomor 47 Surabaya pada Senin 20 Mei 2024 lalu.Robert pun menegaskan bahwa Polda Jatim akan terus mengusut tuntas pabrik pil carnophen tersebut.
“Terkait pabrik pil di Surabaya kami lakukan usut tuntas dan pengembangan. Bandar masih kami lakukan pengejaran,” tegasnya.
Dirinya juga mengungkapkan, dalam pembeantasan Narkotika tersebut pihaknya juga menjerat salah satu tersangka yang menjadi Bandar Narkotika dengan UU Tindak Pidana pencucian uang (TPPU) yang ditangani oleh Polres Mojokerto kota.
“Salah satu tersangka yang ditangani oleh Polres jajaran, dijerat dengan tindak pidana pencucian uang, yang memiliki aset yang bernilai sekitar Rp 1,1 miliar itu, hasil dari tindak kejahatan peredaran gelap Narkoba.” pugkasnya.
Adapun Identitas Bandar Narkoba yang dijerat TPPU yakni Marta Matianto (43) warga Desa Kenanten, Kec. Puri, Mojokerto yang ditangkap Satreskoba Polres Mojokerto kota pada Oktober 2024 lalu.




























