Hukum

Sinergi APH Gabungan Tegakkan “Zero Halinar”

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

164Views

Kediri – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur bersama Lapas Kelas IIA Kediri dan Aparat Penegak Hukum (APH) Kota Kediri menggelar razia gabungan pada Jumat malam (29/05/2026). Dimulai pukul 19.00 WIB, operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jatim, Alzuarman. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat deteksi dini serta mendukung program “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba) di lingkungan pemasyarakatan.

Operasi preventif ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, petugas Lapas Kelas IIA Kediri, Subdenpom V/2-2 Kota Kediri, Satbrimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor Polda Jatim, Polres Kediri Kota. Kegiatan diawali dengan apel bersama di aula Jayabaya Lapas Kediri untuk mematangkan teknis pelaksanaan agar tetap terukur dan sesuai SOP. Sebelum memasuki blok hunian, seluruh petugas wajib menjalani prosedur sterilisasi dan menitipkan barang pribadi guna menjaga objektivitas dan integritas selama razia berlangsung.

Petugas dibagi ke dalam beberapa tim untuk menyisir kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara acak namun menyeluruh. Selain menggeledah bagian dalam kamar, Kalapas Kediri bersama tim Kanwil Ditjenpas Jatim juga memeriksa area luar blok hunian. Pada razian tersebut, petugas tidak menemukan adanya handphone maupun narkoba. Namun, sejumlah barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan berhasil disita, senjata tajam rakitan, potongan besi, paku, amplas, 1 kepala charger, sendok stainless, dan korek gas, gulungan tali, pinset, alat cukur, pemotong kuku, dan kartu remi. Seluruh barang temuan tersebut langsung didata untuk kemudian dimusnahkan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Di sela-sela razia, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada para WBP agar selalu mematuhi tata tertib di dalam Lapas

Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jatim, Alzuarman, menegaskan bahwa razia berkala seperti ini akan terus digalakkan sebagai bentuk pengawasan melekat. Senada dengan hal tersebut, Kalapas Kediri, Gatot Tri Rahardjo, menambahkan bahwa sinergi dengan APH adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas. Operasi yang berjalan aman dan kondusif ini diharapkan mampu memastikan proses pembinaan di Lapas Kediri tetap berjalan optimal tanpa hambatan keamanan. (edp)

x